Vaksin Influenza untuk Dewasa | ethicaldigest

Vaksin Influenza untuk Dewasa

Sejak pandemi virus influenza tipe A pada tahun 1968, terjadi peningkatan angka perawatan rumah sakit akibat influenza selama epidemi yang disebabkan virus influenza tipe A, dengan perkiraan rata-rata 142.000 per tahun. Kematian akibat influenza dapat disebabkan oleh pneumonia, atau eksaserbasi penyakit kardiopulmonal dan penyakit kronik lainnya. Pada penelitian epidemi influenza yang terjadi dari tahun 1972-1973 sampai 1994-1995, kematian terjadi selama 19 dari 23 epidemi influenza. Selama 19 musim influenza tersebut, perkiraan angka kematian akibat influenza kira-kira 30 - >150 per 100.000 orang usia ≥65 tahun. Lebih dari 90% kematian adalah orang lanjut usia karena pneumonia dan influenza.

Imunisasi

Imunisasi influenza merupakan salah satu strategi untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas, akibat penyakit influenza. Keuntungan terbesar imunisasi ini adalah bagi orang yang memiliki risiko tinggi menderita influenza berat dan komplikasinya. Di Jepang, pelaksanaan program imunisasi influenza pada anak sekolah mencegah 37.000 - 49.000 kematian pertahun, atau sekitar 1 kematian untuk setiap 420 anak yang diimunisasi. Program inijuga mengurangi angka transmisi infeksi dalam masyarakat.

Imunisasi influenza cukup bermanfaat, namun sosialisasi penerapan imunisasi di masyarakat sejauh ini hanya sedikit meningkatkan penggunaan vaksin. Penyakit influenza oleh banyak orang dianggap sebagai penyakit yang ringan. Padahal,  influenza pada kelompok risiko tinggi dapat menyebabkan komplikasi dan kematian. Menyadari keadaan ini, pada tahun 1999 American Family of Physician (AFP) menurunkan umur penggunaan imunisasi mulai pada usia 50 tahun. The Advisory Committee on Immunization Practice (ACIP) juga merekomendasikan imunisasi dimulai pada usia 50 tahun.

Di Indonesia imunisasi influenza sudah dilakukan, namun pemberiannya masih terbatas bagi jamaah haji sebelum berangkat ke Arab Saudi. Hal itu sesuai anjuran  Direktur Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan RI, tahun 2000. Imunisasi influenza pada jamaah haji hanya dianjurkan pada kelompok berisiko tinggi, seperti jamaah usia >65 tahun, memiliki penyakit jantung, paru kronik, diabetes mellitus dan jamaah yang sistem imunnya terganggu.

Rekomendasi yang dibuat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam Buku Imunisasi di Indonesia, imunisasi diberikan pada anak dengan kelainan jantung bawaan serta penyakit kronik lainnya, serta yang mendapat terapi imunosupresif. Semantara konsensus Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menganjurkan penggunaan imunisasi influenza pada orang yang berusia 50 tahun atau lebih, atau pada orang lebih muda yang mempunyai penyakit kronik.

PATOFISIOLOGIS VIRUS INFLUENZA

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.