Barrier Penting untuk Pertahanan Kulit | ethicaldigest

Barrier Penting untuk Pertahanan Kulit

Fungsi barrier kulit sangat penting untuk mencegah terjadinya dermatitis atopik. Dalam keadaan normal, barrier kulit kulit bisa memperbaiki dirinya sendiri. Tapi pada anak yang punya bakat atopik, terjadi kerusakan pada fungsi barrier kulit, menyebabkan kulitnya kering dan mudah terserang dermatitis atopik.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai fungsi barrier kulit pada dermatitis atopik, berikut petikan wawancara ETHICAL DIGEST dengan dr. Lily Soepardiman Sp.KK, dari Departemen Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin RS Ciptomangunkusumo, Jakarta.

Apa yang dimaksud dengan penyakit dermatitis atopik?

Dermatitis atopik adalah keadaan peradangan kulit yang kronis dan berulang, disertai rasa gatal. Kondisi ini sering berhubungan dengan peningkatan kadar antibdoi IgE dalam serum darah dan riwayat keluarga yang menderita asma atau bersin-bersin karena alergi. Sekitar 10-20% terjadi pada masa anak-anak, 70%-nya terjadi sebelum usia 5 tahun.

Pada usia berapa onset dermatitis atopik biasanya muncul?

Dermatitis atopik sering terjadi pada masa bayi dan anak-anak. Ada tiga bentuk dermatitis atopik: dermatitis atopik infantile yang terjadi pada usia 2 bulan sampai 2 tahun; dermatitis atiopik anak yang terjadi pada usia 2 - 10 tahun; dan dermatitis yang terjadi pada usia remaja dan dewasa.

Seberapa besar peran barrier kulit pada terjadinya dermatitis?

Barrier kulit adalah pertahanan kulit terhadap suhu, kelembaban dan virus atau bakteri. Barrier kulit berfungsi melindungi tubuh dari pajananan bahan-bahan ,yang merupakan bahan penyebab alergi atau tubuh sensitive terhadap bahan-bahan tersebut. Jika terjadi pajanan terhadan bahan-bahan tersebut, kulit akan melepaskan bahan kimia untuk pertahanan. Bahan kimia ini menyebabkan rasa gatal dan kemerahan di kulit.

Bahan-bahan kimia ini akan segera menghilang pada orang-orang yang tidak berbakat atopi. Tapi, pada orang-orang yang berbakat atopi, bahan-bahan kimia ini akan tetap terbentuk, sehingga gatal berlanjut. Akibatnya penderita akan menggaruk daerah yang gatal, yang akan merangsang lebih banyak lagi pengeluaran bahan kimia. Terjadi siklus yang disebut “siklus gatal-garuk”.

Kulit kering pada dermatitis atopik di kulit, disebabkan disfungsi barrier kulit, perubahan penguapan air dari lapisan kulit ari dan perubahan pada lapisan kulit tanduk.

Barrier kulit atau pertahanan kulit  dihasilkan oleh minyak kulit dan bahan-bahan yang menghalangi penguapan air. Pada orang atopi, kulitnya cenderung kering dan gampang pecah-pecah, membuat penguapan air terjadi lebih banyak. Bahan-bahan iritasi atau alergen bahkan bakteri atau virus mudah masuk.

Seberapa besar peran faktor genetik pada disfungsi barrier kulit? Apa faktor lain yang menyebabkan disfungsi barrier kulit?

Disfungsi barrier kulit disebabkan oleh faktor bawaan. Jika kedua orangtua menderita atopi, 60% anak-anaknya mungkin akan menderita atopi. Penyebab lainnya adalah kadar lemak di lapisan kulit ari berkurang dan kehilangan air (transepidermal water loss) juga meningkat melalui kulit ari.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah berulangnya dermatitis atopik?

Kulit penderita dermatitis atopik lebih sensirif. Penting untuk mengenali dan menyingkirkan bahan yang memperberat siklus gatal-garuk, misalnya sabun, detergen, bahan kimia, pakaian kasar, panas dan dingin yang ekstrim.

Pakaian baru sebaiknya dicuci lebih dulu untuk membersihkan bahan kimia tambahan. Bila memakai sabun hendaknya yang berdaya larut minimal terhadap lemak. Membilas pakaian yang dicuci harus tuntas, kalau bisa detergen dapat bersih atau tidak ada iritan. Pakaian jangan terlalu tebal dan hindari pakaian terbuat dari wol/nilon.

Bagaimana mencegah berulangnya dermatitis atopik?

Di lapisan tanduk ada lemak, terdiri dari sel-sel seramid 50%, asam lemak 10% dan kolseterol 25%. Lemak juga mengandung trigliserida, aqualene dan phospholipid. Kalau ada kerusakan dari barrier kulit, penguapan air meningkat. Kemudian meningkatkan pembentukan lipid (lemak) yang baru, untuk memperbaiki barrier kulit. Kalau ini terganggu, maka terjadi kerusakan kulit sehingga antigen akan masuk. Untuk memperbaiki barrier kulit, secara fisiologis diberikan ceramid, asam lemak  atau kolesterol kulit, dan secara non fisiologis diberikan vaselin. Efek pelembab adalah menghambat kerusakan karena kulit kering dan melindungi kulit.

Pelembab seperti apa yang dapat memperbaiki fungsi barrier kulit?

Ada dua bentuk pelembab: oklusi yang menghalangi penguapan air, seperti lanolin, minyak tumbuhan (zaitun, minyak wijen minyak kacang) dan humectan yang menyerap air, seperti gliserin, sorbitol, elastin, kolagen asam laktat. Cara pemakaian pelembab, segera setelah mandi di mana kulit masih lembab. Dan, tergantung dari jenis kulit, makin kering makin sering.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.