Transplantasi Ginjal Pertama | ethicaldigest

Transplantasi Ginjal Pertama

Ruth Tucker adalah pasien pertama yang beruntung mendapat transplantasi ginjal di Amerika Serikat. Wanita yang saat itu berusia 44 tahun, menderita penyakit ginjal polikistik dan tinggal menanti fungi ginjalnya terhenti sama sekali. Meski ginjal donor yang diterima akhirnya ditolak oleh tubuh Ruth, karena saat itu belum ada obat imunosupresan, ia dapat hidup hingga lima tahun setelah operasi tersebut.

Rasa penasaran menggugah Dr. Joseph E. Murray, untuk kembali melakukan transplantasi ginjal pada 23 Desember 1954. Kali ini, donor dan resipiennya adalah sepasang kembar identik, Ronald dan Richard Herrick. Richard Herrick, 23 tahun, mengalami penyakit ginjal stadium akhir. Saudara kembarnya, Ronald Herrick, degan sukarela memberikan satu ginjalnya. Walhasil, Richard berhasil hidup tanpa reaksi transplantasi, selama 8 tahun setelahnya. Ia bahkan sempat menikah degan perawat yang ditemuinya di rumah sakit dan punya dua anak.

Hadirnya obat-obatan yang menekan respons imun, merupakan terobosan yang menjadikan tranplantasi semakin mungkin dilakukan. Dr. Murray dan kawan-kawannya sukses melakukan transplantasi ginjal pada pasien Mel Doucette, menggunakan ginjal dari donor yang sudah meninggal pada tahun 1962.

Keuletan Dr. Murray membuatnya menerima Hadiah Nobel di bidang Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1990, bersama Dr. E. Donnall Thomas, yang meraih hadiah bergengsi ini lewat karya transplantasi sumsum tulang. Sejak itu, ratusan bahkan ribuan transplantasi berbagai organ telah dilakukan di dunia. Terobosan yang dilakukan Dr. Murray bukan tanpa kritikan, terutama dari bidang etika dan dari pemuka agama, karena dianggap “mempermainkan Tuhan”.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.