Terapi Zinc Efektif Cegah Diare | ethicaldigest

Terapi Zinc Efektif Cegah Diare

World Health Organization (WHO) dan United Nations Children's Fund merekomendasikan suplementasi zinc untuk pengobatan anak dengan diare. Hasil penelitian acak terkontrol menunjukkan bahwa terapi zinc memberikan manfaat yang sama baiknya dengan terapi kombinasi pada anak dengan dehidrasi akut akibat diare. Tapi para peneliti mengatakan, meski buktinya kuat dan mendukung, agen terapeutik ini belum sepenuhnya diterima secara global.

Dr. Phalguni Dutta dan rekannya dari National Institute of Cholera and Enteric Diseases di Kolkata, India, membandingkan keampuhan zinc dengan vitamin A dan suplemen mikronutrien pada 167 anak berusia 6-24 bulan yang dirawat di Rumah Sakit Memorial Dr Roy SM di Kolkata, dengan kondisi diare akut dan dehidrasi moderat selama Maret 1999-Mei 2001.

Dalam penelitiannya, subyek dibagi dalam 4 kelompok secara acak. Kelompok 1 diberikan zinc+plasebo (n = 41), kelompok 2 n diberikan zinc+mikronutrien lain ditambah vitamin A (n = 39), kelompok 3 diberikan zinc+vitamin A (n = 44), dan kelompok 4 diberi plasebo (n = 43), sebagai terapi tambahan larutan rehidrasi.

Dosis harian zinc 20 mg 2x sehari sesuai dengan Recommended Daily Allowance. Kombinasi mikronutrien harian terdiri dari zinc (20 mg), besi (10 mg), tembaga (2 mg), selenium (40 mg), vitamin B12 (1,4 mg), dan folat (100 mg). Vitamin A diberikan dengan mengikuti pedoman nasional (umur 1 tahun, 200.000 IU).

Hasilnya, semua anak-anak berhasil dikelola dengan larutan rehidrasi oral; tidak diperlukan cairan infuse, dan tidak terjadi komplikasi selama penelitian. Dibandingkan dengan plasebo, anak-anak dalam tiga kelompok lainnya mengalami perbaikan signifikan (P <0,0001) dalam pengurangan durasi dan volume diare, serta asupan larutan rehidrasi oral.

Persentase anak-anak yang sembuh dalam waktu 5 hari adalah 93%, 100%, dan 98% untuk kelompok 1, 2 dan 3, dibandingkan dengan 68% untuk kelompok 4 (plasebo). Durasi diare setelah terapi awal adalah 64 jam dalam kelompok, 1 dan 2. Sedang pada kelompok 3 adalah 59 jam dan kelompok 4 adalah 88 jam. Penurunan terbesar dalam variabel hasil dan pemulihan paling cepat terlihat di kelompok 2 (zinc+mikronutrien/vitamin A) dan kelompok 3 (zinc+vitamin A).

Hasil penelitian ini menyimpulkan, bahwa studi ini sangat mendukung penggunaan suplemen zinc baik sebagai terapi kombinasi atau tunggal pada anak-anak dengan diare akut. “Kami berharap akan menemukan efek terapi yang lebih baik lagi dengan terapi kombinasi,”  kata Dr. Dutta.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.