NuVent, Atasi Sinus Secara Optimal | ethicaldigest

NuVent, Atasi Sinus Secara Optimal

Tubuh manusia memiliki anatomi yang bervariasi. Pada dasarnya memiliki struktur yang serupa, tetapi ukurannya berbeda-beda dan menjadikan setiap orang unik. Hal ini yang coba ditangkap Medtronic, Inc, yang baru saja meluncurkan produk di bidang THT, yaitu NuVent(TM) EM Sinus Dilation System, untuk pembedahan sinus. NuVent merupakan sistem pertama dan satu-satunya untuk melebarkan sinus menggunakan balon, dengan teknologi navigasi pembedahan elektromagnetik (EM). Teknologi yang disebut AxiEM tracking ini dapat membantu memperlihatkan bentuk dan lokasi sinus secara tepat. Dengan NuVent, ahli bedah dapat memastikan anatomi dan membantu mengoptimalkan penempatan balon selama pembedahan.

NuVent dipasangkan dengan Fusion ENT Navigation System, yaitu teknologi bedah THT invasif minimal. Dengan demikian, ahli bedah dapat melihat dengan pasti tempat ujung instrumen NuVent karena terlihat secara real time di layar. NuVent juga dilengkapi indikator katup, untuk mencegah terjadinya penggembungan balon yang terlalu besar.

Sinusitis dapat menimbulkan penderitaan panjang. Untuk sinusitis yang tidak lagi dapat diobati dengan obat-obatan, pembedahan sering menjadi pilihan dan jalan keluar untuk memulihkan kemampuan mukosiliar membersihkan sinus. Padahal, anatomi sinus sangat bervariasi, sehingga menyulitkan pembedahan. Kombinasi antara NuVent dan Fusion ENT Navigation System, diharapkan dapat menjadi jawaban bagi para ahli bedah yang memerlukan pembedahan sinus dengan cara invasif minimal.

Kombinasi kedua teknologi ini cocok untuk pembedahan sinus frontalis, maksilaris, dan sfenoidalis. Selain untuk pembedahan sinus, Medtronic berencana mengembangkan alat ini untuk pembedahan lain, di antaranya revision surgery. (eva)

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.