Kopi Perbaiki Sidroma Metabolik | ethicaldigest

Kopi Perbaiki Sidroma Metabolik

Mengonsumsi kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat di banyak negara di dunia. Sejumlah penelitian mencoba mengevaluasi komposisi kimia dan efek minuman ini pada kesehatan dan penyakit.

Banyak dokter yang menganjurkan untuk tidak minum kopi secara berlebihan, karena kekhawatiran ketergantungan terhadap kafein, Beberapa penelitian terkini memperlihatkan bahwa mengonsumsi kopi secara rutin dapat memodulasi risiko fibrosis, pada penyakit hati kronis.

Publikasi dari Yesil dan Yilmaz di Alimentary Pharmacology Therapy (2013) memperlihatkan bahwa kopi memperbaiki sindroma metabolik, juga peradangan pada hati. Mereka melakukan analisa terhadap beberapa penelitian epidemiologis dan klinis, untuk mencari tahu efek kopi pada sindroma metabolik dan nonalcoholic fatty liver disease (NAFLD).

Penelitian-penelitian pada binatang memperlihatkan penurunan sindroma metabolik dengan perbaikan pada regulasi glikemik dan lipid. Ditemukan juga penurunan transaminase dan ekspresi gen hepatika sitokin proinflamasi.

Penelitian-penelitian lain memperlihatkan penurunan pada lemak hepatika dan faktor nekrosis tumor proinflamasi kolagen, serta peningkatan interleukin anti inflamasi. Sedangkan penelitian-penelitian epidemiologis dan penelitian klinis menunjukkan hubungan terbalik yang signifikan, antara konsumsi kopi dan prevalensi sindroma metabolik, serta penurunan risiko NAFLD.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.