Durasi Olah Raga Terbaik | ethicaldigest

Durasi Olah Raga Terbaik

Skor puncak kesehatan (well-being) bagi remaja diperoleh dari berolahraga 14 jam seminggu, atau 2x dari 7 jam yang dianjurkan. Durasi olah raga yang lebih tinggi tidak memberikan hasil lebih baik, tapi berdampak buruk bagi kesehatan. Hal ini terungkap dari survey yang dilakukan di Swiss, dan dipublikasikan 21 November 2013 secara online di Archives of Disease in Childhood.

“Olah raga sangat dianjurkan, baik dalam guidelines atau dalam praktik klinis karena memiliki efek positif yang luas bagi kesehatan," tulis dr. Arnaud Merglen dan rekan-rekan dari Institute of Social and Preventive Medicine, Universitas Lausanne, Swiss. Sayangnya, sangat sedikit data yang secara langsung mendukung hubungan ini pada remaja. Sementara, durasi olah raga yang harus kita anjurkan tetap tidak diketahui. “Kami ingin mencari tahu durasi olah raga yang berdampak buruk bagi kesehatan,” ujarnya.

Antara Februari 2009 dan Januari 2010, para penelitian merekrut 1.245 remaja berusia 16-20 tahun dari berbagai tempat di Swiss, termasuk dari pusat olah raga. Mereka memberi  jawaban dari kuisioner berbasis web. Para peneliti mengkategorikan praktek olah raga menjadi 4 kelompok; rendah (0-3,5 jam); rata-rata (mendekati atau setara dengan 7 jam sebagaimana dianjurkan; 3,6 – 10,5 jam), tinggi (≈14 jam; 10,6 – 17,5 jam), dan sangat tinggi (>17,5 jam) perminggu.

Partisipan berusia rata-rata <18 tahun, 50% pria dan 8,9% memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Partisipan yang berolah raga dengan durasi rendah sekitar 35,2%, rata-rata sekitar 41,5%, tinggi 18,5%, dan sangat tinggi 4,8%.

Rata-rata skor kesehatan secara keseluruhan untuk seluruh sampel adalah 17. Kelompok dengan praktek olah raga yang sangat tinggi memiliki risiko 2x lipat untuk memiliki kesehatan yang buruk, dibanding kelompok rata-rata (odds ratio [OR], 2,29; 95% confidence interval [CI], 1,11 – 4,72), sebagaimana pada kelompok dengan durasi olah raga rendah (OR, 2,33; 95% CI, 1,58 – 3,44).

"Kami menemukan hubungan terbalik, hubungan berbentuk kurva U antara durasi olah raga mingguan dan kesehatan pada remaja," tulis peneliti. "Skor puncak kesehatan didapatkan dari durasi olah raga 14 jam/minggu, 2x dari anjuran 7 jam. Melakukan olah raga dengan durasi lebih tinggi adalah faktor risiko independen untuk kesehatan yang buruk.."

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.