dr. Susanti Kusumo Budiarti, SpOG | ethicaldigest

dr. Susanti Kusumo Budiarti, SpOG

Keinginannya setelah lulus dokter langsung mengambil spesialis terkabul. “Kebetulan selesai dokter umum, ada peraturan baru, dokter umum boleh langsung mengambil spesialis tanpa PTT,” ujar dr. Susanti Kusumo Budiarti, SpOG, yang praktek di RS Hermina Podomoro dan RSB Alvernia Agusta, Jakarta.

Ia terpikir untuk mengambil spesialis obgin seperti ayahandanya. Sempat terbesit dalam pikirannya, menjadi dokter obgin risikonya besar karena harus memikirkan bagaimana menolong 2 nyawa (ibu dan bayi). “Kalau saya diterima di obgin, berarti memang jalan saya di situ. Semua saya serahkan kepada Allah,” ujarnya. Risiko harus sering keluar malam terutama untuk kasus emergency, jarang di rumah, ia kesampingkan demi tujuan mulia: menolong sesama.

Hal paling mengembirakan bagi ibu satu anak ini adalah saat menolong persalinan, “Saya senang kalau melihat ibu bayi berwajah bahagia, tertawa. Saya ikut terharu dengan kelahiran anaknya,” ujarnya. Ada perasaan bersyukur ketika bisa membuat pasien dan keluarga bahagia, di lain pihak ia merasa berguna bagi banyak orang.

“Sebenarnya, saya hanya mengiringi dan menemani para ibu. Karena, menurut saya, para ibu itu sendiri yang hebat dan kuat. Saya bisa melihat perjuangan, kesakitan dan kesabaran ibu saat melahirkan.”

Sesekali ada juga yang lucu. Melihat isterinya kesakitan sampai menangis, “Eh, suamimua ikut menangis.”

Di sela-sela kesibukannya, dokter satu ini punya segudang hobi. “Terus terang, hobi saya suka mencoba-coba.” Ia selalu berpikir, jika orang lain bisa, kita juga bisa melakukannya. “Saya pernah mencoba menyulam, merajut, membuat tas dari manik-manik, merias wajah.”

Semuanya mulai ditinggalkan, karena tidak ada waktu. Sebagai ibu rumah tangga, ia sekarang senang mencoba resep resep masakan baru. “Sering gagal, korbannya suami dan anak. Mungkin nggak bakati, ya” ia tertawa. Atas pengalamannya ini, ia salut pada ibu-ibu yang pandai memasak untuk keluarga. (ant)

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.