dr. Rudi Simanjuntak, SpOG | ethicaldigest

dr. Rudi Simanjuntak, SpOG

Ia masih anak-anak ketika meninggalkan Tapanuli Utara dan merantau ke Jakarta. Tak ingin menambah beban kakaknya yang tinggal di rumah kontrakan, di SMP ia jualan ikan asin. Lulus SMA ia mendaftar masuk fakultas kedokteran negeri. Gagal meski sudah dua kali ikut UMPTN. 

Tak hilang semangat, ia mendaftar ke Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA), Jakarta. Bermodal Rp 50 ribu, ia memberanikan diri mendaftar dan lulus dengan grade A, sehinggga cukup membayar Rp 4 juta. Tak punya uang, ia minta keringanan biaya. Yayasan berbaik hati dan anak muda penuh semangat ini cukup membayar 1,4 juta. Dan, akhirnya, “Saya lulus dokter tepat waktu,” ujar dr. Rudi Simanjuntak, SpOG,  yang bertugas di Bethsaida Hospital, Tangerang.

Benar. Banyak jalan untuk meraih cita-cita. Syaratnya tekun, kerja keras dan pantang menyerah. Ia menjadi dokter, “Bisa dibilang hanya dengan modal nekad.” Ia berusaha memanfaatkan peluang dan segala kemungkinkan, untuk bisa bertahan di fakultas kedokteran. Untuk biaya semester dan lain-lain, ia mengandalkan beasiswa dari kampus. Ia juga aktif dalam berbagai kegitan kemahasiswaan.

Untuk belajar, ia membaca buku di perpusatakaan atau pinjam buku teman. “Hampir tiap hari saya pulang malam, karena harus baca buku di perpusatakaan,” paparnya. Lulus dokter umum, ia dipercaya menjadi asiten dosen di Ukrida. Sambil bekerja ia memutuskan mengambil program pendidikan dokter spesialis. Ia masuk Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, dan lulus tahun 2012 sebagai dokter spesialis obgyn.

Ayah 3 anak ini senang menjadi dokter, karena, “Bisa ketemu banyak orang baru dan  menolong sesame.” Kelahiran 11 November 1975 ini, “Kalau pagi saya sempatkan bermain dengan anak, karena malam saya baru.” Ia biasa memandikan anak, naik sepeda atau jalan-jalan di lingkungan rumahnya di Bintaro.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.