dr. Ferius Soewito, SpKFR. | ethicaldigest

dr. Ferius Soewito, SpKFR.

“Mama saya cerita, saat batita saya sering ke dokter karena sakit-sakitan,” ujar dr. Ferius Soewito, SpKFR. Mamanya juga bercerita bahwa ia sebenarnya ingin menjadi dokter. Maka, ia mengejar impian menjadi dokter, setidaknya untuk mewujudkan cita-cita sang mama, “Disamping bisa menolong orang lain yang membutuhkan.”

Lulus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ia tertarik mendalami bidang kedokteran fisik dan rehabilitasi. “Setelah mempelajari lebih jauh bidang spesialisasi ini, ternyata memiliki tujuannya menarik yaitu meningkatkan fungsi dan kualitas hidup seseorang,” paparnya.

Ia mencontohkan pengalamannya menangani pasien osteoarthritis (OA) di sebuah klinik di Jakarta Utara. Karena berbagai faktor, seperti usia dan kondisi kesehatan lain, pasien sudah tidak mungkin dilakukan operasi. “Saya menyarankan pemberian PRP sebagai alternatif terapi. Beruntung bisa memberi manfaat yang cukup baik. Pasien ini sekarang bisa travelling. Kabar terakhir, dia baru jalan-jalan ke Yogyakarta,” paparnya bangga.

Saat senggang dokter yang saat ini praktek di Rumah Sakit Hermina Kemayoran ini biasa menyalurkan hoby bermain musik, tepatnya piano. “Main piano saya mulai sejak umur 3 tahun,” paparnya. Mamanya langsung yang mengajari. Pada usia 6 tahun, ia ikut les musik. Di usia 16 tahun, saat  duduk dibangku Sekolah Menegah Atas, ia mendapat juara 2 dalam kompetesi piano nasional yang diadakan sebuah perusahaan swasta di Jakarta.

Dalam bermusik idolanya adalah Beethoven. “Saya suka aransemennya yang penuh semangat.”  Dengan bermain musik, ia merasa lebih bersemangat menjalani hidup. Tidak masalah hanya punya sedikit waktu untuk bermain musik. “Spontan saja. Kadang main musik untuk diri sendiri, kadang untuk orang lain.”

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.