dr. Adrian W. Tarigan, SpOT | ethicaldigest

dr. Adrian W. Tarigan, SpOT

Osteoarthritis (OA) terjadi karena ada penipisan sekat sendi, yaitu jaringan elastis/tulang rawan pelapis ujung tulang persendian. OA dapat menyerang semua sendi, namun lutut adalah yang paling rentan. Menurut World Health Organization (WHO), tahun 2008 osteoarthritis diderita 151 juta orang di dunia dan 24 juta ada di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, prevalensi kejadian osteoartritis 15,5% pada pria dan 12,7% pada wanita dengan jumlah 34,4 juta penderita. Resiko meningkat seiring pertambahan usia.

“Obesitas menyebabkan cedera pada penyekat persendian lutut, panggul dan lutut, karena setiap saat menerima beban berlebih,”  ujar dr. Adrian W. Tarigan, SpOT, dalam acara SOHO#BetterU, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Kelompok lain adalah yang melakukan olahraga berat, terutama yang bertumpu pada lutut, misalnya olah raga angkat berat/ angkat besi, atau pelari cepat/sprint jarak pendek.  

Seorang penderita OA akan mengalami penyakit ini selamanya. Never ending story, ujar dokter yang praktek di Rumah Sakit Jakarta ini. Osteoarthritis sejauh ini belum dapat disembuhkan. Pengobatan hanya dapat memperlambat kerusakan dan mengurangi rasa nyeri. Pemberian obat atau  operasi, ditujukan agar OA tidak semakin parah dan penderita dapat kembali aktif berkegiatan. “Pencegahan menjadi langkah yang paling baik.”

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah OA, antara lain: mencegah obesitas,  stretching sebelum berolah raga, rutin memberi nutrisi pada persendian dengan mengonsumsi supplemen yang mengandung glucosamine dan chondroitin. “Kombinasi kedua bahan ini terbukti meningkatkan produksi kolagen, yang berfungsi untuk menjaga kondisi persendian.”

Penderita OA disarankan untuk cukup istirahat ketika merasa nyeri. Kompres bagian yang terasa nyeri dengan air dingin atau air hangat. Rehabilitasi medik dapat dilakukan. Jika semuanya sudah tidak bermanfaat, dapat menggunakan obat atau operasi. (ant)

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.