dr. Abdul Haris Tri Prasetyo, Sp.PD | ethicaldigest

dr. Abdul Haris Tri Prasetyo, Sp.PD

“Mancing di laut ombaknya besar, tapi sebanding; ikannya besar-besar,” ujar dr. Abdul Haris Tri Prasetyo, Sp.PD (51 tahun). Direktur Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, ini memang suka ke laut untuk memancing meski, katanya, “Bukan hobi, cuma iseng di waktu senggang.”

Dokter kelahiran Surabaya ini pernah memancing di perairan Banten selatan, dengan ombaknya yang menantang. Pernah mendapat ikan dengan berat sekitar 20 kg atau kira-kira sebesar anak kelas 2 SD. Ia mengenal berbagai karakteristik ikan dan joran pancing yang dibutuhkan.

“Saya biasa pakai joran dengan senar PE (poly ethelene) 6, yang kuat ngangkat ikan sampai 60 kg,” kata dokter yang tertarik mendalami masalah diabetes ini. Memancing di darat (kolam) cukup dengan joran dan senar yang lebih kecil.

Asyik mana, memancing di laut atau di darat? “Masing-masing punya keasyikan sendiri,” katanya. Memancing di laut perlu persiapan matang mulai peralatan pancing, kapal, pengenalan cuaca sampai kesiapan fisik.Tehnik yang digunakan bisa mancing dasaran atau trolling (permukaan).

“Mancing di laut senang karena  ikannya besar-besar, nariknya terasa. Dapat ikan  berapa saja, ga perlu bayar  hahaha.”

Memancing di darat, ayah 4 anak ini pernah mendapat ikan lele seberat 7 kg. Ia senang kalau mata kailnya disambar ikan bawal yang terkenal agresif. Dan kalau yang kena kail ikan bandeng, “Teman-teman pemancing bisa terganggu, karena ikan bandeng lari ke sana kemari.”

Tentang ikan lele, ia punya catatan. Lele tahan hidup di lumpur yang minim air. Tahan tidak makan dan berada di darat dalam waktu lama.  Tapi, “Ikan lele tidak tahan sakit. Kena mata pancing, ia langsung diam. Kalau ikan patin atau bawal langsung berontak.  Ikan patin kalau narik seperti kapal selam.”

Ia juga hobi badminton. Bersama kolega dokter atau karyawan rumah sakit, ia biasa main 3 set, 3 kali seminggu. Bagi dr. Haris yang mengabdi di RSPP sejak tahun 1999, badminton lebih menantang ketimbang golf.

“Main golf kurang menguras keringat, dan mahal,” katanya. Lagi pula, usai main golf, “Makannya pasti yang enak-enak.” Akhirnya, 4 set stick golf ia bagikan kepada teman yang berminat.

Ia ingin mengajak sejawat dokter dan pegawai rumah sakit tidak hanya pintar bicara tentang kesehatan, tapi benar-benar sehat dengan olahraga rutin. RSPP berinisiatif mengadakan turnamen badminton antarrumah sakit  se Jakarta. Juaranya RSPP!

“Oktober 2018, kami adakan turnamen antarrumahsakit se Jawa Barat.” (jie)

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.