Pokok Tokoh | ethicaldigest - Semijurnal Farmasi & Kedokteran

Saat koas, ia pernah menangani pasien trauma karena luka bacokan, atau trauma benda tajam lain “Saya membantu mengeluarkan linggis dari tubuh pasien di UGD Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Seatan,” jelas dr. Adhisti Pritalina yang praktek di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.

Siapa mengira, dokter satu ini pernah didera 2 jenis kanker. “Pertama, saat berusia 1 tahun saya menderita retinoblastoma. Saat remaja berusia 16 tahun, saya diagnosis menderita ewing sarcoma,” ujar dr. Alvita Dewi Siswoyo, SpKN, M.Kes.

Infeksi terkait pelayanan kesehatan yang tersebar melalui kuman, menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian. Menurut WHO, secara global 10% pasien rawat inap menderita infeksi ini dan menyebabkan 1,4 juta kematian di seluruh dunia. Di Indonesia angkanya 9,8%.

Peminatnya jarang, sementara kasus penyakit jantung cukup banyak. Itulah alasan untuk mendalami kardiologi. Lulus menjadi dokter spesialis jantung, “Kalau tidak salah jumlah spesialis jantung sekitar 80 orang,” jelas Prof. dr. Harmani Kalim, MPH, SpJP(K), FIHA.

“Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan Khusus Kebersihan Tangan”. Buku karangan Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Dr. dr. Sutoto, MKes, ini rencanannya akan didistribusikan ke rumah-rumah sakit di Indonesia.

Pages