Harvoni, Obat Baru Hepatitis C | ethicaldigest

Harvoni, Obat Baru Hepatitis C

Badan Pengawas Obat Amerika serikat (FDA) menyetujui tablet kombinasi pertama untuk terapi hepatitis C, 10 Oktober 2014. Tablet 1x sehari bernama Harvoni® ini merupakan kombinasi dari sofosbuvir (sovaldi) dan obat baru yang bernama ledipasvir.

Menurut peneliti, sudah banyak pasien hepatitis C yang menanti obat ini disetujui. Dr. Saleh ALqahtani, Direktur Clinical Liver Research di Rumah Sakit Johns Hopkins, Baltimore, mengatakan, “Ketika pertama kali menuliskan resep untuk pasien saya yang sudah menanti obat ini selama beberapa tahun, saya merasa bangga dan terharu. Ia hampir tidak percaya. Ia berharap obat ini dapat segera hadir di apotik-apotik di seluruh dunia, karena ini adalah obat yang cukup bagus.”

Dari uji klinis yang dilakukan, Harvoni terbukti efektif untuk mengobati hepatitis C. Dalam penelitian selama 3 bulan pengobatan, setidaknya 94% pasien hepatitis C sembuh. Setelah pengobatan selama 6 bulan, 100% pasien yang ikut dalam penelitian sembuh, meski sebelumnya tidak memberi respon pada pengobatan; bahkan mereka telah mengalami kondisi sirosis.

Harvoni disetujui untuk pengobatan hepatitis C kronis genotype 1, salah satu yang paling banyak ditemukan pada infeksi virus hepatitis. Seperti disebutkan CDC, 3,2 juta penduduk Amerika Serikat terinfeksi virus hepatitis C.

“Tidak ada efek samping siginfikan yang di timbulkan setelah mengonsumsi obat ini. Uga tidak terjadi interaksi obat,” jelas dr. David Bernstein, Kepala Departemen Hepatologi North Shore University Hospital, Manhasset, New York.

Efek samping yang umum dilaporkan dari penggunaan Harvoni adalah fatique dan sakit kepala. Adanya obat ini menghilangkan kebutuhan interveron pada pasien hepatitis C. Demikian halnya dengan obat anti viral lini kedua yang disebut ribavirin, yang biasanya diresepkan dokter.

Pada penggunaan interveron dan ribavirin, efek samping yang signifikan dan sulit ditoleransi pasien adalah fatique dan flu-like symptomps. Harvoni merupakan golongan obat baru yang dikenal sebagai obat antiviral kerja langsung, yang bekerja dengan menghambat perkembangan virus hepatitis C.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.