Bersinnya Orang Tuli | ethicaldigest

Bersinnya Orang Tuli

Pernah dengar kata “atchoum”, “hakashun”, “ha-ching”, atau “achoo”? Atau, Anda mungkin lebih familiar dengan kata “hatchi”. Ya, itu adalah suara orang yang sedang bersin dari seluruh dunia. Refleks yang tidak dapat dihentikan ini memiliki bunyi yang berbeda di masing-masing tempat. Anehnya, pada orang tuli, mereka tidak bersuara saat bersin.

“Atchoum” bagi orang Perancis atau “hakashun” bagi orang Jepang, merupakan suara bersin yang normal. Sedangkan bagi orang yang tuli, bersin hanyalah sesuatu yang perlu dilakukan. Yang mereka tahu adalah adanya dorongan dan hembusan udara yang kuat dari dalam hidung secara cepat. Namun ini bukan berarti mereka tidak normal. Hal ini dapat dijelaskan secara medis.

Sama seperti suara tawa, bersin disebut dengan suara vegetatif. Itu merupakan hal yang tidak bisa ditahan, namun bisa dimodifikasi sesuai dengan kebiasaan atau kesopanan di sekitar kita. Saat kita tertawa, misalnya, kita tidak membuat suara ‘haha’ dengan sengaja. Suara tersebut timbul karena perubahan yang terjadi di tenggorokan. Suara yang keluar akan dipengaruhi oleh usaha kita dalam meredam atau menahannya, bergantung pada kondisi sosial. Jadi, orang tuli tidak pernah bersin? Mungkin, Anda hanya tidak mendengarnya.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.