Stephen Hales, Penemu Ventilator | ethicaldigest

Stephen Hales, Penemu Ventilator

Stephen Hales lahir pada 1677 di Bekesbourne, Kent, Inggris. Dia anak ke enam dari Thomas Hales, pewaris baronet dari Beakesbourne dan Brymore, dan istrinya, Mary. Hales menjalani pendidikan di Kensington dan kemudian di Orpington sebelum masuk Corpus Christi College, Cambridge pada 1696. Meski dia seorang calon ordinasi yang mempelajari ketuhanan, Hales mendapat pendidikan di bidang seni klasik, matematika, ilmu alam dan filosofi saat di Cambridge.

Hales diterima sebagi fellow di Corpus Christi pada 1703. Pada tahun yang sama dia mengambil gelar Master of Arts, dan ditakdirkan sebagai Deakin di Bugden, Cambridgeshire. Dia melanjutkan belajar teologis dan ilmu lainnya di Cambridge, dan bersahabat dengan William Stukeley yang mempelajari ilmu kedokteran. Ketertarikannya pada ilmu biologi, botani dan fisiologi mungkin berawal pada tahun itu.

Pada 1709, dia diangkat menjadi pendeta di Fulham dan pada 10 Augustus 1709, dia ditunjuk menjadi 'Perpetual Curate' dari kota Teddington, Middlesex dan meninggalkan Cambridge, meski ia masih harus menetap sampai 1718. Dia mendapat gelar Bachelor of Divinity pada 1711.  Hales menetap di Teddington selama sisa hidupnya.

Pada tahun 1718, Hales terpilih menjadi anggota Royal Society dan pada tahun yang sama menjadi Rektor Porlock, Somerset. Pada 1720, dia menikahi Mary Newce, tapi istrinya meninggal tahun berikutnya, kemungkinan saat hamil. Dia tidak punya anak dan tidak pernah menikah lagi.

Pada 1723, dia menjadi Rektor Farringdon, Hampshire.  Ketenaran Hales sebagai seorang ilmuwan meningkat sejak 1718, dan dipertengahan abad 18, dia mendapat reputasi internasional. Dia menjadi satu dari delapan anggota asing Royal Academy of Sciences, Paris, dan anggota terpilih Academy of Sciences of Bologna. Dia mendapat Copley Medal pada 1739 dan menjadi public figure akibat kampanyenya menentang Gin trade dan keterlibatannya dalam Georgia Trust.

Hales meninggal pada usia 84 tahun di Teddington, pada 4 Januari 1761 karena sakit. Atas permintaannya sendiri, dia dikuburkan di bawah menara gereja, di mana dia bekerja selama ini.

Penelitian-penelitian

Hales memulai penelitiannya pada fisiologi hewan dengan William Stuckeley, saat berada di Cambridge. Hales dan Stuckeley melakukan berbagai studi, termasuk membuat cetakan dari trakea dan pohon bronkus  menggunakan timah cair, dan mengukur banyaknya air yang hilang saat pernafasan.

Yang paling terkenal, Hales mengukur tekanan darah pada beberapa jenis hewan, dengan memasukkan selang halus ke arteri dan mengukur ketinggian peningkatan kolom darah. Selain itu, Hales membuat cetakan lilin dari ventrikel jantung dan memperkirakan berapa banyak darah yang dipompa oleh hati, menggambarkan dengan benar peran dari katup mitral dan katup aorta selama sistolik dan diastolik.

Hales juga melakukan penelitian pada Haemastaticks. Salah satunya adalah upayanya menemukan zat, yang dapat digunakan untuk melarutkan batu kandung kemih atau kalkuli. Upaya ini tidak berhasil, tapi dia berhasil mengembangkan katatar kandung kemih lumen ganda, dan merancang forcep khusus untuk mengangkat batu kandung kemih.

Penemuan dan penelitian lainnya

Cuaca yang buruk dianggap menjadi penyebab gangguan kesehatan dan kematian pada abad ke-18. Kematian dan wabah penyakit, umum terjadi di kapal dengan penumpang berlebih dan di lembaga pemasyarakatan. Hales adalah satu dari beberapa orang di awal abad 18 (penemu terkenal lainnya Marten Triewald dan Samuel Sutton), yang mengembangkan ventilator untuk meningkatkan kualitas udara.

Ventilator yang dikembangkan Hales dijalankan dengan tangan. Ventilator ini banyak dipasang di kapal, penjara dan tambang, dan berhasil dalam mengurangi penyakit. Ventilator Hales juga digunakan dalam mengawetkan makanan, dan pengeringan gabah.

Hales juga bereksperimen dengan cara penyulingan air tawar dari air laut, mengawetkan air dan daging di perjalanan  laut, mengukur kedalaman di laut, mengukur suhu dan menulis berbagai subyek termasuk gempa bumi, metode mencegah penyebaran kebakaran, dan tingkat kematian komparatif dalam hubungan dengan paroki-paroki pedesaan dan perkotaan.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.