Jalur Cyclooxygenase-2 | ethicaldigest

Jalur Cyclooxygenase-2

Meski cyclooxygenase-2 (COX-2) tidak punya peran penting dalam mempertahankan integritas mukosa gaster dalam kondisi basal. COX-2 dapat dengan cepat diinduksi dalam kondisi yang memicu terjadi ulkus dan berkontribusi terhadap sistim pertahan mukosa, dengan meminimalkan cidera. Kondisi iskemia atau reperfusi, terlihat dapat meningkatkan kadar RNA messenger COX-2 pada mukosa gaster tikus.

Diketahui bahwa hipoksia meningkatkan ekspresi gen COX-2 pada sel-sel endotel vaskular manusia, terlepas dari stimulus lainnya. Dan, ekspresi COX-2 yang meningkat diduga merupakan salah satu mekanisme protektif ketika gaster terpapar oleh stress, dan berkontribusi terhadap pertahanan mukosa dengan meniminalkan cidera.

Karena itu, beralasan berpsekulasi bahwa COX-2 dapat mencegah ulkus lambung pada stress ringan, dengan suatu fenomena sitoproteksi adaptif. Namun, COX-2 tidak dapat mencegah kerusakan mukosa pada stress berat karena intensitas serangan, dan aktifasi berbagai mekanisme proulserogenik lainnya. Dapat dipahami, mengapa paparan OAINS pada pasien sakit kronis dapat memiliki efek tidak menguntungkan, dalam mempertahankan mekanisme pertahanan COX-2.

Oksida Nitrat Endogen dan Endothelin-1

Gangguan mikrosirkulasi lambung, terlibat dalam patogenesis ulkus stress. Meski demikian, vasodimulator yang menyebabkan ketidakstabilan vascular, tidak sepenuhnya diketahui. Penurunan produksi oksida nitrat mukosa lokal dan peningkatan endothelin-1 (suatu vasokontriktor poten), tampak terlibat dalam proses yang menyebabkan berkurangnya aliran darah mukosa pada pasien dengan kerusakan mukosa terkait stress.

Selain itu, oksida nitrat berperan penting dalam regulasi fungsi sel epitel pada saluran cerna. Ekspresi gen dari inducible NO synthase (iNOS), meningkat secara mencolok setelah iskemia atau reperfusi, dan akan disertai peningkatan signifikan oksida nitrat pada mukosa. Oksida nitrat endogen dapat berperan ganda pada kerusakan gaster, yang diinduksi iskemia atau reperfusi; sintase NO/NO constitutive dapat bersifat protektif. Sedangkan sintase NO/NO inducible dapat menyebabkan ulkus pada kondisi iskemia atau reperfusi.

Sintase NO/NO constitutive bekerja mempertahankan integritas mukosa, dengan memodulasi berbagai fungsi mukosa. Seperti mensekresikan mukus, mensekresikan bikarbonat dan aliran darah mukiosa. Sebaliknya, mukosa yang mengalami peradangan dapat merekrut berbagai sel peradangan, serta meningkatkan iNOS, sitokin dan molekul adhesi.

Di bawah kondisi stress, NO yang dihasilkan iNOS bereaksi dengan O2 yang dihasilkan oleh neutrofil, untuk membentuk peroxinitrat. Senyawa reaktif yang berasal dari NO, berkontribusi terhadap stress oksidatif dan nitrosative, yang membebani jaringan mudah rusak, seperti mukosa lambung dan duodenum. Karena itu, dualitas fungsi NO bergantung pada integritas vaskular dan metabolik dari mukosa dan submukosa, dan adanya inflamasi.

Secara serupa, kadar endothelin-1 dalam plasma dan mukosa yang cidera dari pasien berpenyakit berat, diketahui mengalami peningkatan. Ini menunjukkan, ET-1 mungkin berperan penting dalam patogenesis ulkus stress.

Aliran darah mukosa

Pasien berpenyakit berat dapat mengalami penurunan aliran darah mukosa gaster, melalui penurunan tekanan darah sistemik dan hipoperfusi splanknik. Pada tikus, lesi gaster mulai muncul saat tekanan darah turun menjadi 33% dari baseline, selama syok hemoragik. Pada tekanan darah 80% di bawah baseline, 26,8% dari total daerah korpus mengalami lesi.

Pasien sepsis kritis dengan tekanan darah normal yang menjalani pemasangan ventilasi mekanis, dilaporkan mengalami penuruhan 50-60% aliran darah mukosa gaster, dibandingkan kelompok kontrol. Hipoperfusi splanknik pada pasien yang menjalani pemasangan ventilasi mekanis, disebabkan penurunan output jantung, pelepasan sitokin proinlflamasi dan aktifasi sistem simpatetik.

ARTIKEL TERKAIT PERTAHANAN MUKOSA LAMBUNG

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.