FLow Back Pain 2 | ethicaldigest

FLow Back Pain 2

Inflamasi. Inflamasi yang umumnya mengakibatkan keluhan LB,P adalah artritis rematoid dan spondilitis ankilopoetika. Kelainan pada artikulus sakroiliaka yang terjadi pada penderita artritis rematoid, dapat menimbulkan nyeri lokal dan nyeri rujukan. Sedangkan rasa nyeri pada spondilitis ankilopoetika, timbul akibat terbatasnya gerakan pada kolumna vertebralis, artikulus sakroiliaka, artikulus kostovertebralis dan penyempitan foramen intervertebralis. Pada penyakit ini, nyeri di daerah pinggang lama kelamaan akan menjalar ke atas.

  1. Faktor degenerasi /penuaan. Penuaan dapat mengakibatkan terjadinya spondilosis, osteoartritis, hernia nukleus pulposus dan stenosis spinal. Pada osteoartritis, terjadi degenerasi akibat trauma kecil yang berulang-ulang selama bertahun-tahun, di samping pengaruh obesitas. Akibatnya, pergerakan sepanjang tulang belakang terbatas, sehingga menimbulkan LBP. Pada HNP, ada kalanya nyeri pinggang bawah tidak disertai iritasi radiks saraf. Bisa juga terjadi iritasi dan kemudian kompresi radiks saraf. Berdasar penelitian, HNP sentral adalah penyebab mekanik tersering terjadinya LBP. Pada stenosis spinal, nyeri yang dirasakan  berupa nyeri rujukan somatik, yang lebih sering dirasakan pada waktu berjalan. Juga sering disertai kesemutan dan rasa dingin, serta paresis otot-otot tungkai.
  2. Infeksi. Infeksi akut atau kronik dapat mengakibatkan LBP. Infeksi akut di antaranya disebabkan stafilokokus, streptokokus, salmonela. Sedangkan infeksi kronik, dapat berupa spondilitis TB (penyakit Pott), jamur dan osteomielitis kronik. Sama dengan LBP akibat tumor, nyeri pada LBP akibat infeksi, umumnya disertai penurunan berat badan dan demam.
  3. Gangguan sirkulasi. Aneurisma aorta abdominal dapat menimbulkan keluhan LBP.
  4. Gangguan mekanik. Gangguan mekanik dapat secara intrinsik, seperti­ lemahnya tonus otot, chronic postural strain, myofascial pain, unstable vertebrae; atau ekstrinsik, seperti gangguan atau kelainan pada organ reproduksi­ (tumor, infeksi, endometriosis, karsinoma uteri, dismenore, prostatitis, dll.). Juga pada organ dalam lain (penyakit ginjal, ureter, nekrosis aseptik dan osteoartritis sendi panggul, skoliosis, dll.).
  5. Psikogenik. Histeria, depresi, malingering (berpura-pura sakit untuk mencapai tujuan tertentu), dan faktor psikologis lainnya dapat mencetuskan LBP.

Tabel 1. Diagnosis Differensial Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain/LBP)

Kemungkinan Penyebab

Benang Merah Pada Pemeriksaan Fisik

Kanker

Ada riwayat kanker dengan onset awal LBP, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, nyeri tidak membaik dalam 1 bulan, ada faktor risiko multipel lain.

Infeksi vertebrae

Demam, penggunaan obat iv, ada infeksi.

Cauda equina syndrome

Retensi urin, siatika bilateral, defisit motor pada tingkat multiple, inkontinensia fekal, anestesi sadel.

Fraktur kompresi vertebrae

Riwayat osteoporosis, penggunaan kortikosteroid, usia lanjut.

Ankylosing spondilitis

Kekakuan pada pagi hari, membaik dengan olah raga, nyeri bokong secara bergantian, sering terbangun tengah malam karena nyeri, usia muda.

Defisit neurologis

Kelemahan motor progresif

Hernia nukleus pulposus

Nyeri punggung disertai nyeri kaki pada saraf L4, L5 atau S1, uji straight-leg-raise atau crossed-straight-leg-raise positif, terjadi gejala > 1 bulan.

Spinal stenosis

Nyeri pada kaki yang teradiasi. Nyeri membaik ketika tulang belakang diluruskan atau ketika duduk. Nyeri bertambah buruk bila berjalan menurun dibandingkan berjalan menaik, usia lanjut, terjadi gejala > 1 bulan.

Aneurisma aorta

Nyeri seperti disayat atau berdenyut disertai pusing mendadak, ada riwayat klaudikasi ekstremitas bawah, tekanan darah rendah atau mengeluh sinkop, usia lanjut.

Spondyloarthropathy seronegative

Morning stiffness lumbar atau cervical selama beberapa jam.

 

 

Anamnesis

Anamnesis merupakan langkah penting, dalam evaluasi penderita LBP. Lokasi dan durasi penting diperhatikan. LBP mekanik mempunyai onset yang berhubungan dengan aktivitas fisik. Biasanya berlangsung singkat (beberapa hari hingga beberapa minggu). Sedangkan nyeri pinggang medik, onsetnya lambat tanpa faktor presipitasi yang jelas dan sering berlangsung lama (berbulan-bulan).

Umumnya, LBP terbatas pada daerah lumbosakral. Nyeri radikuler ke paha atau lutut, biasanya berhubungan dengan nyeri referral dari unsur-unsur tulang belakang, seperti otot ligamen atau sendi apofiseal. “Nyeri yang menjalar dari pinggang sampai ke bawah lutut, umumnya bersifat neurogenik dan menunjukkan kemungkinan adanya proses patologik yang mengenai radiks saraf spinal,” jelasnya.

FLow Back Pain 1

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.