Sejarah Mikroskop | ethicaldigest

Sejarah Mikroskop

Antony van Leeuwenhoek memiliki hobi memicing-micingkan mata melalui kaca miskroskop.  Uniknya, meski saat itu mikroskop sudah ada tapi mikroskop yang dia gunakan merupakan ciptaannya sendiri. Dia bukan ahli lensa profesional dan sama sekali belum pernah menimba ilmu di bidang tersebut; ia hanya lulusan sekolah dasar. Tapi, berkat kecermatannya ia mampu membuat mikroskop dengan daya kekuatan jauh lebih baik dari mikroskop yang sudah ada  saat itu. Salah satu lensa ciptaannya mempunyai kapasitas memperbesar sampai 270 kali.

Leeuwenhoek memiliki kesabaran dan seorang pengamat yang tekun, penglihatannya tajam dana rasa ingin tahunya tak terhingga. Dengan lensa ciptaannya, dia meneliti pelbagai macam benda, mulai dari rambut, sperma, air hujan hingga serangga kecil. Juga serat, bagian kulit dan benda-benda lain. Dia membuat catatan yang teliti dan membuat gambar sketsa terperinci, dari apa saja yang diamatinya. Penemuannya yang mutakhir, pada tahun 1674 ia membuat penelitian kuman untuk pertama kali. Tahun 1677, dia menjabarkan spermatozoa dan merupakan salah seorang yang dapat menjabarkan mengenai darah merah dan darah putih.  

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.