sejarah Tembakau pernah dianggap Obat
Tembakau

Dulu, Tembakau Obat

Merokok diketahui sebagai penyebab terjadinya kematian prematur jutaan orang di seluruh dunia, entah melalui kanker, PPOK, mau pun penyakit kardiovaskular. Meski demikian, nyatanya di zaman dahulu tembakau pernah didaulat sebagai obat mujarab untuk sakit kepala, nyeri tenggorok, hingga asma. Tembakau digunakan pada abad ke-17 hingga 19 dalam bentuk enema untuk mengatasi konstipasi, hernia strangulata, hingga tetanus. Perlu waktu berabad-abad untuk mengetahui bahwa tembakau, sesungguhnya merupakan obat herbal yang paling banyak menyebabkan kematian dini.

Pada awal abad ke-15, tembakau alias Nicotiana dibawa dari benua baru, Amerika, ke Eropa. Pada saat itu, setiap tumbuhan dianggap memiliki khasiat yang berbeda-beda untuk kesehatan. Saat itu, tembakau dianggap sebagai salah satu obat dewa, mengingat suku Indian sudah merokok tembakau.

Selain untuk penyakit-penyakit di atas, tembakau pernah diteliti kegunaannya sebagai obat anestesi dan pemutih gigi. Bahkan, hingga saat ini di India masih ada pasta gigi yang mengandung tembakau. Daun tembakau juga tercatat digunakan secara topikal untuk mengatasi flu, dengan cara digosokkan ke bagian dalam mulut, sebagai antinyeri, mengatasi gigitan serangga hingga hewan berbisa, antiseptik untuk luka dan luka bakar. Juga untuk mengatasi skrofuloderma atau limfadenitis akibat tuberculosis. (eva)

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.