Fakta Baru Manfaat Sauna | ethicaldigest

Fakta Baru Manfaat Sauna

Berlama-lama di sauna tidak hanya menyenangkan dan santai tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan, tulis Jari A. Laukkanen, MD, PhD, dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Olah raga dan Kesehatan, Universitas Jyväskylä dan kawan-kawannya, dalam suatu tinjauan pustaka, yang diterbitkan 31 Juli 2018 di Mayo Clinic Proceedings.

Di antara manfaat yang mereka bisa identifikasi adalah berkurangnya risiko penyakit kardiovaskular, neurokognitif, dan paru seperti asma dan influenza; ameliorasi kondisi nyeri seperti penyakit rematik dan sakit kepala; penurunan risiko kematian; dan peningkatan kualitas hidup.

Secara keseluruhan, "respon fisiologis yang dihasilkan oleh mandi sauna setara dengan aktifitas fisik intensitas moderat atau tinggi, seperti berjalan,” tulis Jari. Dan, mandi sauna ini bisa memberikan manfaat tambahan terhadap aktifitas fisik, jika dilakukan bersamaan. 

Temuan penelitian sebelumnya oleh penulis yang sama menghubungkan mandi sauna dengan penurunan risiko stroke. Dalam penelitian itu, ada hubungan terbalik antara frekuensi kunjungan sauna mingguan dan angka stroke per 1.000 orang pertahun dalam masa follow up.

Para penulis mencatat berbagai efek positif yang terkait dengan mandi sauna yang mungkin menjelaskan temuan itu, termasuk tekanan darah yang lebih rendah dan peningkatan profil lipid, kekakuan arteri, ketebalan intima-media karotis, dan resistensi pembuluh darah perifer, serta penurunan risiko untuk hipertensi, demensia, dan mortalitas karena kardiovaskular dan semua sebab.

Dalam tinjauan pustaka terbaru ini, para peneliti mengevaluasi penelitian-penelitian observasional dan penelitian acak terkontrol dan penelitian non acak efek kesehatan dari mandi sauna, yang tersedia di MEDLINE dan EMBASE. Mereka membatasi analisa pada mandi sauna ala masyarakat Finlandia.

Mandi sauna yang biasa dilakukan Finlandia, menggunakan suhu berkisar dari 80°C hingga 100°C (176°F - 212°F), dengan kelembaban relatif 10% hingga 20%. Orang biasanya akan menghabiskan 5 hingga 20 menit di sauna dan menutupnya dengan berenang, mandi, atau hanya mendinginkan diri pada suhu kamar. Orang Finlandia biasanya mandi sauna setidaknya sekali seminggu, dengan frekuensi rata-rata 2 hingga 3 kali/minggu.

Beberapa penelitian kunci yang dianalisa menunjukkan penurunan risiko kondisi akut dan kronis tertentu, terkait dengan frekuensi mandi sauna yang lebih sering. Sebagai contoh, dalam satu penelitian, rasio risiko stroke hemoragik di antara orang-orang yang memiliki empat hingga tujuh sesi per minggu adalah 0,33 (95% confidence interval [CI], 0,07-1,51) dibandingkan dengan orang-orang yang menggunakan sauna hanya sekali per minggu.

Dalam penelitian lain, empat hingga tujuh sesi sauna per minggu dikaitkan dengan risiko relatif untuk demensia dan penyakit Alzheimer sebesar 0,34 (95% CI, 0,16 - 0,71) dan 0,35 (95% CI, 0,14 - 0,90), masing-masing, dibandingkan dengan satu sesi per minggu. Demikian pula, sesi 19 menit atau lebih dikaitkan dengan risiko relatif untuk kematian jantung mendadak dan kematian karena berbagai sebab 0,48 (95% CI, 0,31 - 0,75) dan 0,83 (95% CI, 0,87 - 1,20), secara berurutan, dibandingkan dengan sesi selama 11 menit.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.