Bayi Keriput | ethicaldigest

Bayi Keriput

Kini banyak orang dewasa, terutama kaum hawa, yang berlomba-lomba untuk tetap terlihat muda dan segar, sampai menjalani operasi plastik, meski harus merogoh kocek dalam-dalam. Di sisi lain, anak-anak umumnya ingin cepat besar. Namun, bisa dipastikan keduanya tidak ingin mengalami progeria.

Progeria adalah kelainan genetik langka, yang menyebabkan anak-anak mengalami penuaan secara prematur. Penderita gangguan yang terjadi pada satu dari 8 juta orang ini, umumnya tidak berumur lebih dari 13 tahun; 90% di antaranya meninggal akibat komplikasi aterosklerosis, seperti serangan jantung atau stroke. Belum ada terapi yang efektif untuk mengatasi progeria hingga saat ini. Terapi masih terbatas pada komplikasi yang dialami penderita.

Anak-anak dengan progeria biasanya mulai menunjukkan gejala, beberapa bulan pertama kehidupannya. Gejala berupa kegagalan tumbuh dan gangguan kulit lokal yang menyerupai skleroderma. Gangguan makin jelas pada usia 18-24 bulan. Anak mengalami gangguan pertumbuhan, alopecia di seluruh tubuh, dan penampilan yang khas (wajah kecil dengan rahang pendek dan hidung pesek). Kulit dapat mengeriput seiring waktu, disertai aterosklerosis, gagal ginjal, kebutaan, kebotakan, dan gangguan jantung. Gangguan yang paling terlihat adalah skleroderma, yaitu penebalan dan pengerasan kulit tubuh dan ekstremitas.

Penderita progeria umumnya memiliki tubuh kecil dan ringkih, seperti laiknya orang lanjut usia. Sedangkan pertumbuhan otak dan mental tetap berlangsung normal.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.