Jel Topikal untuk Rosacea | ethicaldigest

Jel Topikal untuk Rosacea

Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberi persetujuan terhadap jel topikal brimonidine 0,33% (Mirvaso, Galderma Laboratories), untuk mengatasi kemerahan pada wajah akibat rosacea pada orang dewasa berusia 18 tahun atau lebih.

Rosacea adalah suatu penyakit kulit kronis yang mempengaruhi sekitar 16 juta penduduk Amerika. Menurut Galderma laboratories, perusahaan pembuat, ini merupakan obat topikal pertama dan satu-satunya yang disetujui FDA, yang dikembangkan secara spesifik dan diindikasikan untuk eritema rosacea pada wajah.

"Kemerahan pada wajah merupakan gejala paling sering dari rosacea. Sejauh ini, dokter tidak punya pilihan pengobatan untuk memenuhi kebutuhan pasien," kata dr. Mark Jackson, professor klinis di Universitas Louisville di Kentucky, dermatologis dan kepala peneliti dari penelitian fase 3 Mirvaso.

"Persetujuan FDA terhadap Mirvaso menandai titik balik dalam pengobatan rosacea: Kita saat ini bisa memberikan terapi efektif pada pasien, yang kerap frustasi dengan kemerahan pada wajah akibat rosacea,” katanya.

Dalam pengujian klinis, agonist adrenergic alfa 2 jel brimonidine topikal memberikan perbaikan signifikan pada kemerahan pada wajah daripada jel vehicle gel. Pengujian meliputi 2 penelitian fase 3 yang melibatkan lebih dari 550 pasien. Masing-masing berlangsung 1 bulan, sementara penelitian jangka panjang yang melibatkan 276 berlangsung hingga 12 bulan.

Jel topikal Brimonidine bekerja dengan mengkonstriksi pembuluh darah wajah yang melebar, untuk mengurangi kemerahan karena rosacea. Jel ini cukup diberikan sedikit saja (seukuran kacang) ke dahi, pipi, hidung dan dagu.

Efek samping yang paling sering terjadi pada penelitian jangka pendek adalah eritema, flushing, rasa terbakar dan dermatitis kontak. Dalam penelitian jangka panjang, efek samping paling sering meliputi flushing, eritema, nasofaringitis, rasa terbakar di kulit, peningkatan tekanan intraocular dan sakit kepala.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.