Obat Ketergantungan Opioid | ethicaldigest

Obat Ketergantungan Opioid

Buprenorphine extended-release (Sublocade) diberikan secara subkutan. Obat ini dimaksudkan untuk pasien yang memulai pengobatan dengan produk mengandung buprenorfin transmukosa dan untuk pasien dan dosis obat  disesuaikan setelah inisiasi pengobatan, dan pada mereka yang mendapat dosis yang telah disesuaikan selama minimal 7 hari.

Peresepan, dosis anjuran Sublocade adalah 300 mg setiap dua bulan. Dilanjutkan dengan 100 mg sebulan sekali. Meningkatkan dosis perawatan sampai 300 mg sebulan sekali, dipertimbangkan pada pasien yang medapat lebih banyak manfaat dibanding efek sampingnya.

Sublocade adalah zat terkontrol Schedule dan hanya diberikan oleh tenaga kesehatan dalam satu program pengobatan, yang mencakup konseling dan dukungan psikososial.

"Dalam Opioid Blockade Study, Sublocade bisa menghambat total efek terkait obat selama satu bulan penuh, pada sebagian besar pasien. Sublocade adalah yang pertama dan satu-satunya, yang dalam kondisi stabil, bisa menghantarkan buprenorfin dalam dosis tetap setidaknya 2 mg/mL selama 1 bulan," ucap CEO Indivior,Shaun Thaxter, dalam press release. Indivior adalah produsen Sublocade.

Dalam uji klinis, profil keamanan Sublocade konsisten dengan profil keamanan yang diketahui dari buprenorfin transmukosal, kecuali untuk reaksi di tempat suntikan, yang dilaporkan pada 16,5% pasien. Reaksi merugikan yang banyak terjadi (≥5% pasien) meliputi konstipasi, mual, muntah, kadar enzim hati abnormal, sakit kepala, sedasi dan mengantuk.

Label Sublocade berisi peringatan yang menyatakan bahwa, "Bahaya serius atau kematian dapat terjadi jika diberikan secara intravena." Terapi ini hanya tersedia melalui program risk evaluation and mitigation strategy (REMS) yang ketat.

"Dengan pemberian ijin terhadap formulasi buprenorfin bulanan untuk pengobatan ketergantungan opioid ini, pasien memiliki akses terhadap pilihan pengobatan baru dan yang lebih lama," kata Komisaris FDA Scott Gottlieb, MD.

Ada tiga obat yang disetujui FDA untuk pengobatan kecanduan opioid: buprenorfin, metadon dan naltrexone. Ketiga pengobatan ini terbukti efektif dan aman dalam kombinasi dengan konseling dan dukungan psikososial. Setiap orang yang mencari pengobatan untuk ketergantungan opioid, harus ditawari ketiga obat tersebut.

“Ini memungkinkan tenaga kesehatan bekerja bersama pasien, untuk memilih pengobatan yang paling sesuai dengan kebutuhan individu pasien," kata Dr. Gottlieb.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.