Kandidat Obat Baru untuk Alergi | ethicaldigest

Kandidat Obat Baru untuk Alergi

Saat ini prevalensi alergi semakin meningkat, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Hal ini berhubungan dengan era industrialisasi yang menyebabkan tingginya polusi udara dan tingginya angka migrasi. Penanganan alergi saat ini lebih banyak difokuskan untuk mengurangi gejala klinis, baik dengan pemberian obat anti histamin maupun dengan kortikosteroid. Namun pemahaman lebih mendalam tentang mekanisme alergi telah membuka pendekatan baru terapi alergi.

Alergi disebabkan ketidakseimbangan antara sekresi sitokin Th2 yang lebih dominan dibandingkan Th1. Oleh sebab itu salah satu pendekatan baru tersebut adalah penggunaan oligonukleotida dalam bentuk CpG ODN yang merupakan agonis Toll-like receptor (TLR) 9. TLR 9 pada manusia diekspresikan terutama pada sel imun, yaitu sel dendritik dan limfosit B. CpG ODN diduga bekerja meningkatkan sekresi sitokin sel Th1 dan menghambat sekresi sitokin sel Th2.

Untuk melihat efikasi CpG ODN sebagai imunostimulasi pada penderita Alergi, dr. Febriana Catur Iswanti, M.Biomed meneliti hal ini sebagai bahan desertasi program dokter ilmu biomedik, yang dipertahankan di hadapan penguji pada 6 Agustus 2018. CpG ODN 2006x3_PD yang digunakan pada penelitian ini merupakan oligonukleotida dengan tulang punggung alami yaitu fosfodiester, yang sama dengan tulang punggung DNA manusia. Karena itu, diharapkan dapat meminimalkan efek samping yang tidak diharapkan. Karena oligodeoksi nukleotida (ODN) alami mudah mengalami degradasi oleh enzim maka diperlukan sistem penghantaran obat yang dapat meningkatkan efektivitas bahan aktif tersebut.

Pada penelitian yang merupakan kerjasama peneliti FKUI dan peneliti National Institute for Material Science, Tsukuba, Jepang ini digunakan kitosan yang disintesis menjadi nanopartikel berukuran <300 nm dengan metode gelasi ion. Nanopartikel kitosan yang digunakan pada penelitian ini telah diukur, diamati bentuknya dan dibuktikan bermuatan positif serta tidak toksik terhadap sel. ODN yang dihantarkan oleh nanopartikel menunjukkan kemampuan aktivasi terhadap faktor transkripsi NF-kB.

Pada uji in vitro dengan sel mononuklear darah tepi alergi, CpG ODN 2006x3_PD mampu meningkatkan konsentrasi IFNγ dan IL-10 pada sel mononuklear alergi dan dapat menurunkan konsentrasi IL-13. Namun, produksi IgE total belum dapat dihambat secara signifikan. Pada uji in vivo dengan pemberian obat melalui tetesan pada hidung mencit, CpG ODN 2006x3_PD mampu meningkatkan konsentrasi IFNγ dan IL-10 pada plasma mencit meskipun belum dapat menurunkan konsentrasi IL- 13. Konsentrasi IgE spesifik terhadap alergen pada mencit dapat diturunkan pada kelompok yang diberikan CpG ODN 2006x3_PD maupun yang dihantarkan dengan nanopartikel kitosan.

Hal ini menunjukkan kemampuan kandidat obat untuk mengubah deviasi imunitas dari dominasi produksi sitokin tipe Th2 yang khas pada alergi ke arah dominasi produksi sitokin Th1 dan Tregulator pada individu normal. Hasil penelitian ini menunjukkan CpG ODN 2006x3_PD berpotensi tinggi sebagai kandidat obat anti alergi. Masih diperlukan beberapa tahap penelitian lanjutan pada kandidat obat ini untuk dapat diaplikasikan pada manusia.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.