Lactobacillus Reuteri Efektif Eradikasi H. pylori | ethicaldigest

Lactobacillus Reuteri Efektif Eradikasi H. pylori

Menurut Prof. Dr. dr. Marcellus Simadibrata SpPD-KGEH, dari beberapa penelitian yang ada, suplementasi probiotik pada infeksi H. pylori ternyata bisa meningkatkan pencapian eradikasi. Serta mampu mengurangi efek samping dari penggunaan antibiotik yang diberikan pada pasien. Yang paling baik adalah probiotik hidup. Dengan dosis pemberian probiotik yang semakin tinggi ternyata hasilnya juga semakin baik. Seperti dalam hal mengurangi infeksinya yang lebih banyak.

Dalam penelitian oleh Mukai dan kawan-kawan tahun 2002, lactobacillus reuteri mampu menghambat adesi atau infeksi dari H. pylori yaitu dengan menghambat glikolipid H. pylori, sehingga kuman ini tidak bisa menempel dan tidak terlalu pathogen. Jadi, bisa digunakan sebagai suplementasi pengobatan infeksi H. pylori.

Penelitian lain oleh Imase dan kawan-kawan, membandingkan antara plasebo dan Lactobacillus reuteri dalam 4 minggu. Diketahui, laktobasilus reuteri bisa menurunkan infeksi H. pylori dengan cara menurunkan ureum blood test (UBT) secara signifikan, sebanyak 70% dibanding plasebo.

Saggioro dan kawan-kawan dalam penelitiannya membandingkan antara kelompok L reuteri + Omeprazole, dengan kelompok yang hanya mendapat Omeprazole selama 30 hari. Diketahui, pada kelompok yang mendapat Laktobasilus reuteri memiliki total eradikasi yang jauh lebih banyak, yaitu sebesar 60%, dibanding kelompok yang tidak mendapat L reuteri yang 0%.

Ojetti dan kawan-kawan juga membandingkan manfaat pemberian L reuteri, dalam mengeradikasi infeksi H pylori pada pasien yang menggunakan terapi lini kedua levofloxacin base (Esomeprazole, Levofloxacin, Amoxicillin). Kelompok pertama diberi L reuteri, dan kelompok lain tidak. Hanya diberi Levofloxacin base. Ternyata, pada kelompok pertama terjadi perbaikan eradikasi H pylori sebesar 80%, dan pada kelompok yang tidak menggunakan Laktobasilus reuteri eradikasinya 62%. “Sangat berbeda bermaka,” ujar Prof. Marcel. Keluhan-keluhan seperti nausea dan diare juga berkurang, pada kelompok yang mendapat L. reuteri.

Dapat disimpulkan, mikrobiota usus berperan penting dalam kesehatan manusia. Pemberian probiotik memiliki manfaat untuk pengobatan H. pylori, dalam hal mengurangi densitas kolonisasi, mengurangi inflamasi dan efek samping antibiotik. Probiotik juga penting untuk pengobatan dan pencegahan penyakit gastro intestinal, termasuk untuk pencegahan dan pengobatan infeksi H. pylori.

Leave a comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.