Ethicaldigest

Efek Fluoride pada Kecerdasan Anak

Paparan fluoride pada ibu hamil dapat menurunkan intelegensia anak dalam kandungan. Penelitian terbaru ini dipublikasikan 19 September 2017 di Environmental Health Perspectives. Dengan mengikuti sekelompok anak di Mexico dari masa dalam kandungan hingga awal usia remaja, sekelompok peneliti interasional menemukan hubungan antara kadar fluorde yang tinggi dalam urin ibu dengan rendahnya skor tes kognitif anak-anak tersebut.

Penelitian ini menambah data baru berkenaan efek fluoride, karena penelitian ini mengikuti sejumlah anak lebih dari satu dekade. Penelitian-penelitian pada hewan tikus menunjukkan bahwa floride bisa mengubah kognisi dan perilaku. Sementara, para peneliti di Cina menemukan hubungan antara defisit intelligence quotient (IQ) pada manusia dengan kadar tinggi fluoride dalam air, sebagaimana dilaporkan dalam tinjauan National Research Council.

Untuk membuktikan hubungan ini lebih lanjut, Dr. Bashash dan rekan memeriksa data dari proyek Early Life Exposures in Mexico to Environmental Toxicants (ELEMENT), penelitian jangka panjang yang didisain untuk mengeksplore efek toksin pada anak-anak Meksiko. Dua kelompok dari penelitian ELEMENT, terdiri dari 997 ibu yang direkrut dari rumah sakit yang melayani populasi dengan pendapatan rendah atau moderat, dari tahun 1997 hingga 2001.

Ketika anak-anak berusia 4 tahun, mereka mengerjakan McCarthy Scales of Children’s Abilities test. Antara 6 dan 12 tahun, mereka mengerjakan Wechsler Abbreviated Scale of Intelligence test. Para peneliti mampu mendapatkan 287 data pasangan ibu dan anak dari  hasil test McCarthy dan 211 data test Wechsler. Dari kedua test, skor rata-rata antara 85 dan 115, dengan skor lebih tinggi mengindikasikan performa yang lebih baik.

Para peneliti menemukan hubungan signifikan antara General Cognitive Index (GCI), sebagaimana diukur oleh test McCarthy, dan IQ, diukur dengan Wechsler test (Spearman r = 0.55; P < .01). Mereka menemukan, setiap peningkatan 0,5 mg/L fluoride pada urin ibu, GCI anak-anak berubah dengan skor rata-rata −3,76 (95% confidence interval [CI], −6,32 sampai −1,19). Sebaliknya, setiap peningkatan 0,5 mg/L fluoride dalam urin ibu, dihubungkan dengan penurunan IQ −2,37 (95% CI, −4,45 sampai−0,29).